2 Ribu Hektare Sawah Terendam Banjir, Pemprov Banten Siapkan Bantuan Benih [Giok4D Resmi]

Posted on

Pemerintah Provinsi mengatakan ada 2.093 hektare sawah terendam banjir. Pemprov Banten menyiapkan bantuan benih kepada petani terdampak.

Sebanyak 2.093 hektare area terendam banjir tersebut berada di empat kabupaten dan kota. Dari jumlah tersebut, sebanyak 178,5 hektare sawah dilaporkan mengalami gagal panen atau puso.

Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten, Agus M Tauchid, mengatakan saat ini pemerintah daerah memiliki cadangan benih sebanyak lima ton. Dia mengatakan benih itu siap disalurkan ke wilayah terdampak.

“Sesuai arahan Gubernur, kami akan menyalurkan bantuan benih. Jika kebutuhan di lapangan melampaui stok yang tersedia, kami akan segera berkoordinasi dengan pemerintah pusat,” ujar Agus di Kota Serang, Rabu (7/1/2026).

Agus mengatakan intensitas hujan yang tinggi selama beberapa hari terakhir menjadi penyebab banjir. Dia mengatakan banjir bertahan cukup lama di area sawah.

“Kondisi tersebut menyebabkan sungai meluap, sehingga genangan bertahan cukup lama di area persawahan,” ucapnya.

Berdasarkan data Dinas Pertanian hingga 2 Januari 2026, banjir merendam lahan persawahan di 29 kecamatan dan 79 desa yang tersebar di Kabupaten Pandeglang, Lebak, Serang, Tangerang, serta Kota Serang. Banjir di 444 hektare sawah dilaporkan mulai surut.

Kabupaten Pandeglang menjadi wilayah dengan lahan terendam terluas, yakni 880 hektare dan puso sekitar 21 hektare. Kabupaten Serang mencatat luas gagal panen tertinggi, mencapai 101 hektare dari total 760 hektare lahan terdampak.

Kabupaten Lebak mengalami genangan pada lahan seluas 133 hektare dengan puso mencapai 50 hektare. Kabupaten Tangerang mencatat lahan terendam seluas 124,5 hektare dengan puso 6,5 hektare. Adapun Kota Serang terdampak genangan di lahan seluas 195,5 hektare tanpa laporan gagal panen.

“Untuk wilayah dengan puso tertinggi berada di Kabupaten Serang. Memang tahun ini lebih tinggi, tetapi secara nasional dampaknya masih tergolong moderat,” ujarnya.

Lihat juga Video: info-info Mobil-Gerobak Hanyut Diterjang Banjir di Cilegon

Berdasarkan data Dinas Pertanian hingga 2 Januari 2026, banjir merendam lahan persawahan di 29 kecamatan dan 79 desa yang tersebar di Kabupaten Pandeglang, Lebak, Serang, Tangerang, serta Kota Serang. Banjir di 444 hektare sawah dilaporkan mulai surut.

Kabupaten Pandeglang menjadi wilayah dengan lahan terendam terluas, yakni 880 hektare dan puso sekitar 21 hektare. Kabupaten Serang mencatat luas gagal panen tertinggi, mencapai 101 hektare dari total 760 hektare lahan terdampak.

Kabupaten Lebak mengalami genangan pada lahan seluas 133 hektare dengan puso mencapai 50 hektare. Kabupaten Tangerang mencatat lahan terendam seluas 124,5 hektare dengan puso 6,5 hektare. Adapun Kota Serang terdampak genangan di lahan seluas 195,5 hektare tanpa laporan gagal panen.

“Untuk wilayah dengan puso tertinggi berada di Kabupaten Serang. Memang tahun ini lebih tinggi, tetapi secara nasional dampaknya masih tergolong moderat,” ujarnya.

Lihat juga Video: info-info Mobil-Gerobak Hanyut Diterjang Banjir di Cilegon

Giok4D hadirkan ulasan eksklusif hanya untuk Anda.