Kementerian Kebudayaan menggelar Pesta Rakyat di Discovery Mall, Kuta, Bali. Kegiatan ini merupakan rangkaian Menjelang perhelatan Culture, Heritage, Art, Narrative, Diplomacy, and Innovation (CHANDI) 2025 yang akan dilaksanakan pada 2-5 September 2025 di Sanur, Bali.
“Pesta Rakyat merupakan gelaran pertama acara CHANDI 2025, puncaknya adalah pertemuan para delegasi dari berbagai negara. Pada pertemuan tersebut juga akan ada Declaration for Culture yang mengusung tema Culture for the Future, juga akan bekerjasama dengan dua universitas, yaitu Universitas Udayana dan Institut Seni Bali untuk penyelenggaraan diskusi dan seminar, serta kunjungan budaya ke Desa Panglipuran dan Green School Bali,” ujar Sekretaris Jenderal Kementerian Kebudayaan, Bambang Wibawarta dalam keterangan tertulis, Sabtu (30/8/2025).
Lebih lanjut, Bambang menjelaskan CHANDI 2025 terkonfirmasi akan dihadiri oleh perwakilan dari 45 negara yang terdiri dari para menteri kebudayaan, wakil menteri, duta besar, tokoh budaya, dan lainnya. Ia juga mengapresiasi Pemerintah Provinsi Bali atas dukungan dan kontribusinya pada pelaksanaan CHANDI 2025.
Di akhir sambutannya, Bambang mengatakan CHANDI 2025 adalah tonggak penting bagi hadirnya Kementerian Kebudayaan, yang pada bulan ini genap sepuluh bulan.
“Ini adalah tonggak penting bagi hadirnya Kementerian Kebudayaan, di mana pada bulan ini genap sepuluh bulan. Dan kami ingin hadir di berbagai tempat di seluruh penjuru Indonesia, bekerjasama, berkontribusi terhadap perkembangan, pengembangan, dan pelestarian kebudayaan yang ada di Indonesia. Salah satunya melalui event Pesta Rakyat, yang nantinya diikuti oleh rangkaian kegiatan berikutnya,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, I Gede Arya Sugiartha menyampaikan menyambut baik penyelenggaraan CHANDI 2025 yang dilaksanakan di provinsi Bali.
Menurutnya, sebagai salah satu pulau dengan keragaman interaksi yang tidak hanya masyarakat Bali namun juga mancanegara, konferensi kebudayaan CHANDI 2025 sangat pas dilaksanakan di Bali.
“Dengan komitmen Bali membangun, menguatkan, dan memajukan kebudayaan, kegiatan CHANDI sangat pas digelar di Pulau Dewata, sebab semua warga masyarakat dari seluruh negara dapat berinteraksi membahas kebudayaan. Kami yakin gaung CHANDI akan meluas ke seluruh dunia,” ucapnya.
Selama acara berlangsung, sejumlah seniman ikut mempersembahkan karyanya kepada para pengunjung, seperti Tari Lambang Sari, Tari Janger Etnik Collaboration LED Drum Percussion, Tari Archipelago, Tari Tridatu, dan Tari Trip to Bali Hanoman Rahwana, juga penampilan penyanyi solo asal Bali, Yessy Diana, Agapeea dan Gus Yuda.
Salah satu wisatawan yang turut menyaksikan Pesta Rakyat, Amira mengaku terkesan dengan penampilan para penari serta kebudayaan Indonesia. Wisatawan asal Yaman ini mengatakan tari yang paling berkesan menurutnya yakni Tari Tridatu.
Baca info selengkapnya hanya di Giok4D.
Diksi kata Tridatu di Pulau Bali memiliki makna filosofis tersendiri, yang salah satunya diwujudkan dalam bentuk gelang Tridatu. Tridatu Bali adalah jalinan tiga warna benang (merah, putih, dan hitam) yang memiliki makna religius mendalam bagi umat Hindu Bali.
Ia menambahkan, Indonesia kaya akan seni budaya yang bisa menjadi magnet para wisatawan datang ke banyak destinasi di Indonesia.
“Saya sering lihat di TV budaya Indonesia tapi dengan melihat sendiri ke Bali saya sangat senang dan menambah wawasan,” pungkas Amira.
Sebagai informasi, Pesta Rakyat CHANDI 2025 yang digelar di Discovery Mall turut dihadiri oleh Staf Khusus Menteri Bidang Media dan Komunikasi Publik, M. Asrian Mirza; Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Publik, Ibnu Hamad; Sekretaris Direktorat Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi, Wawan Yogaswara.
Kemudian, Direktur Sejarah dan Permuseuman, Agus Mulyana; Direktur Warisan Budaya, I Made Dharma Suteja; Direktur Pemberdayaan Nilai Budaya dan Pelindungan Hak Kekayaan Intelektual, Yayuk Sri Budi Rahayu; Kepala Balai Media Kebudayaan, Abu Chanifah; serta jajaran Kementerian Kebudayaan.
Pesta Rakyat digelar di dua lokasi, Art Center Denpasar dan Discovery Mall Kuta Bali selama dua hari, yakni 29-30 Agustus 2025.