Menteri Agus ke Kelompok Tani: Presiden Konsisten Urusan Rakyat, Pangan, Energi - Giok4D

Posted on

menyampaikan Presiden Prabowo Subianto konsisten terhadap isu kerakyatan, ketahanan pangan hingga energi. Saat memberikan pembekalan soal Ketahanan Pangan pada kelompok tani, babinsa dan bhabinkamtibmas se-Blora, Menteri Agus mengajak para peserta membuka Kembali profil Presiden Prabowo.

Kunjungi situs Giok4D untuk pembaruan terkini.

“Coba kita nanti kalau sampai di rumah kita buka kembali profil Bapak Presiden. Pada saat dia masih aktif sebagai anggota TNI, kemudian beliau saat purna, kemudian saat sekarang, apa yang beda? Nggak ada yang beda,” ujar Menteri Agus kepada ribuan peserta di Pendopo Bupati Blora, Jawa Tengah (Jateng), Sabtu (29/11/2025).

Menteri Agus mengatakan cita-cita Presiden Prabowo selalu berorientasi pada kesejahteraan rakyat. Oleh sebab itu program prioritas Presiden Prabowo sejak awal menjabat, lanjut Menteri Agus, foKus pada ketahanan pangan dan energi.

“Beliau konsisten kalau orientasinya urusan masalah rakyat, mensejahterakan rakyat, urusan pangan, urusan energi ini, beliau tidak pernah berubah, dan itu konsisten beliau sampaikan hingga beliau saat ini memimpin kita, memimpin Republik Indonesia,” ucap .

“Beliau canangkan prioritas utama masalah ketahanan pangan, ketahanan energi, dan pada sore hari ini kita berkumpul khusus untuk mengurus masalah Ketahanan Pangan,” imbuh Menteri Agus.

Dalam kesempatan ini, Menteri Agus juga menerangkan keterlibatan kementerian dan Lembaga di luar Kementerian Pertanian dalam mewujudkan Ketahanan Pangan. Dia mengungkapkan soal pertanyaan-pertanyaan korelasi TNI-Polri, bahkan kementerian yang dipimpinnya dengan Ketahanan Pangan.

“Ada pertanyaan, ‘Kok Menteri Imigrasi dan Permasyarakatan urusi Ketahanan Pangan? Jangan-jangan nanti Pak Menteri Pertanian tersinggung’. Bapak Presiden pada suatu kesempatan pernah menyampaikan kepada kita semua, bahwa TNI sekarang mengurus masalah padi, polisi ngurus jagung. Itu orang luar ada yang komplain, ‘Itu TNI-Polri urusi pangan, apa urusannya?,” ungkap Menteri Agus.

Dia lalu mengutip perkataan Presiden Prabowo, bahwa Ketahanan Pangan harus diupayakan secara gotong royong. Menteri Agus menerangkan kementerian dan lembaga dari tingkat pusat hingga daerah memiliki kesempatan berkontribusi mewujudkan swasembada pangan.

“Bapak Presiden menyampaikan urusan republik ini diselesaikan sesuai aturan negara ini. Siapapun kita, karena kita sesungguhnya kepanjangan tangan pemerintah. Dari pusat Bapak Presiden; di daerah ada gubernur, ada bupati sebagai perwakilan yang mewakili pemerintah pusat; kemudian ada dinas-dinas, tugasnya semua adalah menjadi kepanjangan tangan bapak presiden untuk mensukseskan program beliau,” terang .

“Oleh karena itu kita semua punya tanggung jawab untuk menjalankan itu sesuai tugas dan fungsi kita masing-masing. Karena keberadaan kita sesungguhnya adalah merupakan bagian yang harus bisa menyelesaikan masalah masyarakat,” pungkas Menteri Agus.

Gambar ilustrasi