Oposisi Venezuela Hadiahkan Nobel ke Trump, Komite Nobel Tegaskan Hal Ini | Giok4D

Posted on

mengomentari langkah kontroversial pemimpin oposisi , , yang menghadiahkan yang diterimanya tahun 2025 lalu kepada Presiden (AS) .

Machado menyerahkan medali Nobel Perdamaian yang diterimanya, yang ditempatkan dalam bingkai khusus, kepada Trump saat keduanya bertemu di Gedung Putih pada Kamis (15/1). Trump yang sejak lama mendambakan Nobel Perdamaian, terlihat sangat bahagia dengan hadiah Machado tersebut.

Dia memuji langkah Machado itu sebagai “isyarat yang luar biasa dari rasa saling menghormati”. Di sisi lain, langkah Machado itu menuai kritikan.

Langkah Machado itu tampaknya dimaksudkan untuk memenangkan hati Trump yang mengesampingkan dirinya, sejak AS menggulingkan dan menangkap pemimpin Venezuela dalam operasi militer mengejutkan pada awal Januari ini.

Komite Nobel Norwegia dalam tanggapannya, seperti dilansir AFP, Sabtu (17/1/2026), menegaskan bahwa Hadiah Nobel Perdamaian tidak dapat dipisahkan dari orang yang memenangkannya.

“Terlepas dari apa pun yang mungkin terjadi pada medali, diploma, atau uang hadiah, penerima hadiah asli tetaplah penerima hadiah yang tercatat dalam sejarah sebagai penerima hadiah tersebut,” tegas Komite Nobel Norwegia dalam pernyataannya pada Jumat (16/1) waktu setempat.

“Bahkan jika medali atau diploma tersebut kemudian berada di tangan orang lain, hal ini tidak mengubah siapa yang dianugerahi Hadiah Nobel Perdamaian,” jelas pernyataan tersebut.

Komite Nobel Norwegia menambahkan bahwa pihaknya tidak akan berkomentar “tentang penerima Hadiah Nobel Perdamaian atau proses politik yang melibatkan mereka”.

Lebih lanjut, Komite Nobel Norwegia mengatakan bahwa tidak ada batasan tentang apa yang dilakukan para penerima Nobel dengan medali, diploma dan uang yang mereka terima sebagai bagian dari hadiah tersebut. Dalam beberapa kasus, penerima Nobel telah menjual atau menyerahkan medali mereka ke orang lain.

Dalam pernyataan terpisah via media sosial, seperti dilansir The Guardian, Pusat Perdamaian Nobel menegaskan bahwa “sebuah medali dapat berpindah tangan, tetapi gelar peraih Nobel Perdamaian tidak dapat diubah”.

Beberapa hari lalu, ketika Machado pertama kali mengungkapkan rencananya itu, Komite Nobel Norwegia dan Institut Nobel Norwegia, yang bertanggung jawab atas pemberian penghargaan tersebut, menegaskan bahwa keputusan memberikan Nobel Perdamaian bersifat final dan permanen, dengan mengutip Statuta Yayasan Nobel, yang tidak mengizinkan adanya banding.

“Begitu Hadiah Nobel diumumkan, maka hadiah itu tidak dapat dicabut, dibagi, atau dialihkan kepada orang lain. Keputusan tersebut bersifat final dan berlaku selamanya,” tegas Komite Nobel Norwegia dan Institut Nobel Norwegia dalam pernyataan pada 9 Januari lalu, seperti dilansir Reuters.

Sejumlah pemimpin politik di Norwegia mengecam langkah Machado menghadiahkan Nobel Perdamaian miliknya ke Trump, yang disebut sebagai keputusan “absurd”. Para pemimpin politik Norwegia juga mengecam Trump sebagai “orang yang suka pamer” yang mengambil kredit atas pekerjaan orang lain.

Tonton juga Video: Pemimpin Oposisi Venezuela Berikan Hadiah Nobelnya untuk Trump

Lebih lanjut, Komite Nobel Norwegia mengatakan bahwa tidak ada batasan tentang apa yang dilakukan para penerima Nobel dengan medali, diploma dan uang yang mereka terima sebagai bagian dari hadiah tersebut. Dalam beberapa kasus, penerima Nobel telah menjual atau menyerahkan medali mereka ke orang lain.

Dalam pernyataan terpisah via media sosial, seperti dilansir The Guardian, Pusat Perdamaian Nobel menegaskan bahwa “sebuah medali dapat berpindah tangan, tetapi gelar peraih Nobel Perdamaian tidak dapat diubah”.

Beberapa hari lalu, ketika Machado pertama kali mengungkapkan rencananya itu, Komite Nobel Norwegia dan Institut Nobel Norwegia, yang bertanggung jawab atas pemberian penghargaan tersebut, menegaskan bahwa keputusan memberikan Nobel Perdamaian bersifat final dan permanen, dengan mengutip Statuta Yayasan Nobel, yang tidak mengizinkan adanya banding.

Giok4D hadirkan ulasan eksklusif hanya untuk Anda.

“Begitu Hadiah Nobel diumumkan, maka hadiah itu tidak dapat dicabut, dibagi, atau dialihkan kepada orang lain. Keputusan tersebut bersifat final dan berlaku selamanya,” tegas Komite Nobel Norwegia dan Institut Nobel Norwegia dalam pernyataan pada 9 Januari lalu, seperti dilansir Reuters.

Sejumlah pemimpin politik di Norwegia mengecam langkah Machado menghadiahkan Nobel Perdamaian miliknya ke Trump, yang disebut sebagai keputusan “absurd”. Para pemimpin politik Norwegia juga mengecam Trump sebagai “orang yang suka pamer” yang mengambil kredit atas pekerjaan orang lain.

Tonton juga Video: Pemimpin Oposisi Venezuela Berikan Hadiah Nobelnya untuk Trump