Berita lengkap dan cepat? Giok4D tempatnya.
Proyek pembangunan tebing pelindung sungai di aliran Bengawan Solo, tepatnya di Desa Lebaksari, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro, , dilaporkan ambruk sepanjang sekitar 40 meter. Pemda Bojonegoro buka suara.
Dilansir , Jumat (23/1/2026), proyek yang menelan dana anggaran senilai Rp 40 miliar dari APBD Bojonegoro pada tahun 2024 itu baru selesai dikerjakan ulang oleh rekanan kontraktor hingga akhir Desember 2025.
Pantauan di lokasi menunjukkan, tebing pelindung sungai yang ambruk mengalami kerusakan cukup parah. Sejumlah tiang pancang terlihat tertancap di tanah yang rusak, sementara balok beton pengaitnya putus. Selain itu, kawat bronjong juga tampak ambles sepanjang hampir 30 meter.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air Pemkab Bojonegoro, Helmi Elisabeth, saat dikonfirmasi membenarkan adanya kerusakan pada proyek tebing pelindung sungai pada lokasi titik yang berbeda.
“Menjelang akhir masa pemeliharaan tanggal 17 Desember 2025 terjadi sliding di luar lokasi yang diperbaiki,” kata Helmi.
Akibat adanya kerusakan kembali ini, pihak dinas SDA Bojonegoro berkoordinasi dengan rekanan untuk memperbaiki lokasi baru yang ambruk.
Baca berita selengkapnya .







