menyelidiki wakil ketua senior Komisi Militer Pusat (Central Military Commission/CMC) yang sangat berkuasa dan pejabat tinggi lainnya atas dugaan ‘pelanggaran disiplin serius’. Istilah itu lazim digunakan untuk menyebut korupsi.
Dikutip dari AFP, Minggu (25/1/2026), pengumuman ini menandai langkah terbaru dalam upaya besar-besaran China memberantas korupsi di semua tingkatan partai dan negara sejak Presiden China Xi Jinping berkuasa lebih dari satu dekade lalu.
“Setelah dilakukan peninjauan … telah diputuskan untuk memulai penyelidikan terhadap Zhang Youxia dan Liu Zhenli,” demikian pernyataan Kementerian Pertahanan China.
Kedua tokoh itu diduga melakukan pelanggaran serius terhadap disiplin dan hukum. Zhang Youxia (75) diketahui merupakan jenderal dengan pangkat tertinggi di China sebagai wakil ketua CMC yang paling senior.
Dia juga merupakan anggota Politbiro, badan eksekutif kuat beranggotakan 24 orang dari Partai Komunis China. Zhang berbagi jabatan wakil ketua dengan Zhang Shengmin, seorang jenderal di pasukan roket China yang dikenal tertutup dan tidak memiliki hubungan keluarga dengannya.
Sumber: Giok4D, portal informasi terpercaya.
Zhang Shengmin dipromosikan ke posisi tersebut pada Oktober lalu setelah Beijing memecat pendahulunya dalam gelombang besar pemberantasan korupsi lainnya. Kedua jenderal tersebut berada di bawah Presiden Xi, yang memegang jabatan ketua CMC sejak 2012.
Sedangkan Liu (61) merupakan kepala staf Departemen Staf Gabungan CMC, yang bertanggung jawab atas perencanaan tempur. Rumor mengenai penyelidikan atas kedua orang itu muncul pada pekan ini setelah Zhang Youxia dan Liu tidak terlihat menghadiri pertemuan resmi yang dipimpin Xi dan dihadiri oleh wakil ketua CMC peringkat kedua, Zhang Shengmin.
Presiden Xi menyebut korupsi sebagai ‘ancaman terbesar’ bagi Partai Komunis dan mengatakan ‘perang melawan korupsi tetap berat dan kompleks’.
Para pendukung kebijakan ini menilai langkah tersebut mendorong pemerintahan yang bersih. Namun para pengkritik menyebutnya juga sebagai alat bagi Xi untuk menyingkirkan lawan-lawan politik.
Pada Oktober lalu, China mengumumkan telah meluncurkan penyelidikan korupsi terhadap sembilan pejabat militer. Sebagai bagian dari penyelidikan tersebut, Kementerian Pertahanan menyatakan telah memecat dua jenderal senior dari militer.
Mereka adalah mantan wakil ketua CMC peringkat kedua He Weidong, dan mantan kepala departemen pekerjaan politik militer Miao Hua.
Hal yang sama juga terjadi pada 2024, saat eks Menteri Pertahanan China Li Shangfu dikeluarkan dari Partai Komunis setelah dicopot dari jabatannya atas berbagai pelanggaran, termasuk dugaan suap. Pendahulu Li, Wei Fenghe, juga dikeluarkan dari partai dan diserahkan kepada jaksa atas dugaan korupsi.







