Kemensos, KND & Pemkab Garut Salurkan Bantuan buat Anak Multidisabilitas

Posted on

Kementerian Sosial (Kemensos), Komisi Nasional Disabilitas (KND), dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut menyalurkan bantuan serta memastikan kebutuhan Riyani (11), anak dengan multidisabilitas yang dirawat di RSUD Dr. Slamet Garut, terpenuhi.

Bantuan diserahkan langsung oleh Tim BBPPKS Bandung, Dudi selaku perwakilan Kemensos, Komisioner KND Jonna Aman Damanik, Peksos Ahli Muda Dinsos Kabupaten Garut, Cucu Sumiati serta Kepala Dinsos Kabupaten Garut, Aji Sukarmaji saat menjenguk Riyani.

Selain menyerahkan bantuan, kunjungan ini juga untuk memastikan proses penanganan, pemenuhan kebutuhan dasar, serta dukungan rehabilitasi yang diperlukan Riyani.

“Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan pemenuhan hak adik Riyani melalui kolaborasi antara KND, Kementerian Sosial, dan Pemerintah Daerah Kabupaten Garut,” ujar Jonna Aman Damanik dalam keterangan tertulis, Sabtu (29/11/2025).

Dia menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari pelaksanaan amanat Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas.

Diketahui, Riyani mengalami lumpuh layu (cerebral palsy), keterbatasan penglihatan dan pendengaran, serta gizi buruk. Keluarganya juga berada pada kategori desil 3 DTSEN yang termasuk prioritas penerima bantuan sosial.

Melalui Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Bandung, Kemensos telah memberikan bantuan nutrisi dan kebutuhan dasar tahap awal, serta memperkuat perlindungan sosial keluarga melalui Program Keluarga Harapan (PKH). Keluarga Riyani juga diusulkan mendapatkan Program Rumah Sejahtera Terpadu (RST) dan Bantuan Langsung Tunai (BLT). Edukasi terkait perawatan harian juga diberikan agar keluarga dapat mendampingi pemulihan Riyani secara optimal di rumah.

Sebagai tindak lanjut asesmen, Kemensos bersama KND menyerahkan alat bantu disabilitas berupa kursi roda adaptif untuk menunjang mobilitas Riyani. Dalam kesempatan ini, Aji Sukarmaji mengapresiasi dukungan yang diberikan untuk Riyani.

“Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan alat bantu yang diberikan. Dinas Sosial Garut akan terus memantau perkembangan Riyani dan memastikan keberlanjutan perawatannya,” tuturnya.

Sementara itu, Dudi menegaskan komitmen Kemensos dalam memastikan layanan yang tepat bagi penerima manfaat.

“BBPPKS Bandung siap berkolaborasi dengan seluruh pihak untuk memastikan kebutuhan adik Riyani dapat terpenuhi. Kami akan terus melakukan pemantauan dan koordinasi agar proses pemulihan dan pendampingan berjalan sesuai standar pelayanan rehabilitasi sosial,” kata Dudi.