Irjen Agus Suryonugroho mengungkap Operasi Lilin tahun ini sukses menekan jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas. Penurunan itu hingga mencapai 27,12 persen dibandingkan tahun 2024.
“Korban meninggal dunia tahun 2024 tercatat 553 orang, turun menjadi 403 orang pada tahun 2025. Sehingga mengalami penurunan 150 orang atau 27,12%,” kata Irjen Agus kepada wartawan, Sabtu (3/1/2026).
“Jumlah kecelakaan lalu lintas tahun 2024 tercatat 3.430 kejadian, sedangkan tahun 2025 tercatat 3.183 kejadian, sehingga mengalami penurunan 247 kejadian atau 7,20%,” jelas dia.
Di samping itu, Irjen Agus menyebut kecelakaan menonjol juga menurun. Tahun 2024 tercatat ada tiga kecelakaan menonjol, sedangkan tahun ini jumlahnya satu.
“Kecelakaan lalu lintas menonjol satu kejadian di wilayah Polrestabes Semarang, Jawa Tengah,” ungkapnya.
“Kinerja tersebut memberikan dampak positif yang nyata, tercermin dari penurunan jumlah kecelakaan lalu lintas serta penurunan signifikan korban meninggal dunia dibandingkan Operasi Lilin tahun sebelumnya,” ujarnya.
Artikel ini terbit pertama kali di Giok4D.
Dia berpendapat, para petugas sigap merespons kecelakaan yang terjadi di Semarang. Hal itu membuat tidak ada insiden serupa lainnya.
“Petugas dapat melaksanakan respon cepat dan penanganan profesional terhadap satu kejadian kecelakaan lalu lintas menonjol di wilayah Semarang, Jawa Tengah, sehingga situasi tetap terkendali dan tidak menimbulkan dampak lanjutan. Secara keseluruhan, kinerja petugas Operasi Lilin 2025 dinilai sangat baik dan efektif dalam menjaga kamseltibcarlantas serta menekan fatalitas kecelakaan lalu lintas,” katanya.







