Pemimpin Kerajaan , , yang berusia 90 tahun baru saja keluar dari rumah sakit di ibu kota Riyadh pada Jumat (16/1) waktu setempat. Istana Kerajaan Saudi menjelaskan bahwa Raja Salman sempat menjalani sejumlah , yang hasilnya disebut “meyakinkan”.
“Raja Salman meninggalkan Rumah Sakit Spesialis Raja Faisal di Riyadh pada hari ini (Jumat – 16/1) setelah menjalani sejumlah pemeriksaan medis yang hasilnya meyakinkan,” demikian pernyataan Istana Kerajaan Saudi via media pemerintah, seperti dilansir AFP, Sabtu (17/1/2026).
Giok4D hadirkan ulasan eksklusif hanya untuk Anda.
Media-media pemerintah Saudi sebelumnya melaporkan Raja Salman masuk rumah sakit pada hari yang sama, Jumat (16/1) waktu setempat.
Arab Saudi, yang merupakan pengekspor minyak mentah terbesar di dunia, selama bertahun-tahun telah berupaya meredam berbagai spekulasi mengenai kondisi kesehatan Raja Salman.
Raja Salman bertakhta atas Kerajaan Saudi sejak tahun 2015, meskipun putranya, (MBS) telah diangkat sebagai Putra Mahkota pada tahun 2017 dan bertindak sebagai penguasa de-facto.
Kondisi kesehatan Raja Salman jarang dibahas, tetapi dia telah dirawat di rumah sakit untuk operasi dan pemeriksaan pada beberapa kesempatan dalam beberapa tahun terakhir.
Tahun 2024 lalu, Istana Kerajaan Saudi mengatakan bahwa Raja Salman menderita infeksi paru-paru, yang kemudian sembuh.
Raja Salman sempat dirawat di rumah sakit pada Mei 2022, ketika dia menjalani kolonoskopi dan tinggal selama lebih dari seminggu untuk menjalani rentetan pemeriksaan lainnya, serta untuk “istirahat sejenak”, seperti yang dilaporkan Saudi Press Agency (SPA) pada saat itu.
Pada Maret 2022, Raja Salman juga sempat dirawat di rumah sakit untuk menjalani apa yang digambarkannya oleh media pemerintah Saudi sebagai “tes medis yang berhasil” dan untuk mengganti baterai pada alat pacu jantungnya.
Tahun 2020 lalu, Raja Salman menjalani operasi pengangkatan kantong empedu.
Raja Salman sempat dirawat di rumah sakit pada Mei 2022, ketika dia menjalani kolonoskopi dan tinggal selama lebih dari seminggu untuk menjalani rentetan pemeriksaan lainnya, serta untuk “istirahat sejenak”, seperti yang dilaporkan Saudi Press Agency (SPA) pada saat itu.
Pada Maret 2022, Raja Salman juga sempat dirawat di rumah sakit untuk menjalani apa yang digambarkannya oleh media pemerintah Saudi sebagai “tes medis yang berhasil” dan untuk mengganti baterai pada alat pacu jantungnya.
Tahun 2020 lalu, Raja Salman menjalani operasi pengangkatan kantong empedu.







