Swiss Selidiki Kebakaran Maut di Bar Resor Ski, 2 Manajer Didakwa Lalai

Posted on

Pihak berwenang Swiss mengatakan bahwa mereka melakukan penyelidikan kriminal terhadap manajer sebuah bar di kota resor ski tempat menewaskan puluhan orang pada malam Tahun Baru. Dua orang manajer bar didakwa kelalaian.

Dilansir AFP, Sabtu (3/1/2025), pasangan Prancis, Jacques dan Jessica Moretti, memiliki dan mengelola Bar Le Constellation di Crans-Montana, yang dipenuhi oleh para pengunjung muda merayakan Tahun Baru ketika kebakaran sekitar pukul 01.30 pagi waktu setempat, pada Kamis (1/1).

Empat puluh orang tewas dan 119 luka-luka, sebagian besar luka serius, menurut jumlah korban terbaru.

“Penyelidikan kriminal dibuka tadi malam terhadap dua manajer bar,” kata polisi dan kantor kejaksaan di kanton Wallis, Swiss barat daya, dalam sebuah pernyataan.

“Mereka didakwa dengan pembunuhan karena kelalaian, cedera tubuh karena kelalaian, dan pembakaran karena kelalaian,” tambahnya.

Pihak berwenang mengingatkan bahwa prinsip praduga tak bersalah berlaku sampai putusan akhir dijatuhkan. Pertanyaan tentang apakah standar keselamatan telah dipatuhi telah diperdebatkan sejak kebakaran dahsyat tersebut.

Jacques Moretti menegaskan bahwa semua aturan keselamatan telah dipatuhi di bar tersebut, yang menurut situs web Crans-Montana memiliki kapasitas 300 orang ditambah 40 orang di terasnya. Namun, kepala jaksa wilayah Wallis, Beatrice Pilloud, mengatakan bahwa standar tersebut termasuk di antara fokus penyelidikan.

Ia mengatakan bahwa hipotesis utama adalah bahwa “kembang api atau lilin Bengal yang diikatkan pada botol sampanye dan diangkat terlalu dekat ke langit-langit” telah memicu kebakaran yang mematikan tersebut.

Video yang dibagikan di media sosial menunjukkan langit-langit kayu rendah-yang dilapisi busa peredam suara-terbakar dan api menyebar dengan cepat, sementara para pengunjung pesta terus menari, tanpa menyadari jebakan maut yang mereka hadapi.

Beberapa saksi mengatakan ruang acara di ruang bawah tanah tempat kebakaran dimulai, hanya terhubung dengan lantai dasar melalui tangga, yang oleh beberapa orang digambarkan sebagai “sempit”.