Jenazah pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan korban , Ferry Irawan dimakamkan di TPU Pondok Ranggon, Jakarta Timur. Tangis keluarga pecah ketika jasad dimasukkan ke liang lahad dengan upacara kedinasan.
Pantauan infocom di lokasi, Minggu (25/1/2026) jenazah tiba di TPU sekitar 10.26 WIB. Terlihat keluarga dan pelayat mengantarkan Ferry ke peristirahatan terakhirnya.
Ponakan almarhum Ferry tak henti menangis saat membacakan surat Al-Baqarah di pusara. Dia beberapa kali menyeka air mata yang jatuh.
Selanjutnya, keluarga menabur bunga. Tangis keluarga pecah lagi ketika mendekati pusara.
“Bahagia dunia akhirat ya,” ucap, salah satu keluarga korban.
Sebelum dimakamkan, jenazah Ferry disemayamkan digelar Auditorium Madidihang, Akademi Usaha Perikanan (AUP) Kelautan dan Perikanan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Upacara penghormatan di KKP dimulai pukul 09.09 WIB. Upacara dipimpin langsung oleh Menteri KKP Wahyu Sakti Trenggono.
Jenazah Ferry disemayamkan bersama dua korban lainnya yakni pilot pesawat ATR 42-500 Kapten Andy Dahananto dan Yoga Naufa.
Pihak keluarga dari ketiga korban hadir langsung dalam upacara penghormatan itu. Mereka duduk di barisan paling depan.
Suasana haru menyelimuti upacara itu. Sebelum prosesi upacara dimulai, keluarga korban sempat mendekat dan meratap di samping peti mati.
Jasad ketiga korban dalam peti mati disemayamkan tepat di hadapan seluruh hadirin. Upacara berlangsung khidmat.








