Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Riau melakukan kegiatan (Gaktibplin) terhadap seratusan personel Polres Indragiri Hilir (Inhil). Salah satunya melakukan pengecekan tes urine.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kasubbid Provos Polda Riau AKBP Imam Seno B, didampingi Kasipropam Polres Indragiri Hilir AKP Ismail, serta diikuti personel Provos dan tim medis dari RS Bhayangkara Polda Riau, di Mapolres Inhil, pada pagi tadi.
Kapolres Inhil AKBP Farouk Oktora, menyampaikan bahwa kegiatan Gaktibplin yang dilaksanakan oleh Bidropam Polda Riau merupakan langkah strategis dan sangat penting dalam menjaga wibawa, marwah, serta profesionalisme institusi Polri, khususnya di lingkungan Polres Indragiri Hilir.
“Gaktibplin bukan semata-mata untuk mencari kesalahan personel, melainkan sebagai bentuk pengawasan, pengendalian, dan pembinaan agar seluruh anggota Polri senantiasa disiplin, patuh terhadap aturan, serta mampu menjadi teladan bagi masyarakat,” ujar Farouk, dalam keterangannya, Senin (26/1/2026).
Farouk juga mendukung penuh kegiatan pengawasan tersebut sebagai langkah , penyalahgunaan narkotika, judi online, maupun penyimpangan lainnya yang dapat mencoreng citra Polri.
Dari total 314 personel yang terdata, sebanyak 222 personel hadir mengikuti kegiatan Gaktibplin. Sementara personel yang tidak hadir dikarenakan dinas, lepas dinas, izin, cuti, sakit, BKO, serta tahanan umum, dengan keterangan tanpa izin nihil.
Tes urine dilakukan terhadap 143 personel yang terdiri dari Perwira Menengah (Pamen), Perwira Pertama (Pama), Bintara (Brigadir), serta ASN Polri. Berdasarkan hasil pemeriksaan, seluruh personel dinyatakan negatif narkotika. Selain itu, tidak ditemukan indikasi keterlibatan judi online maupun pelanggaran terkait penggunaan senjata api dinas.
Kapolres mengapresiasi hasil pemeriksaan yang menunjukkan seluruh personel Polres Indragiri Hilir dinyatakan negatif narkotika serta tidak ditemukan keterlibatan judi online dan pelanggaran penggunaan senjata api. Namun demikian, temuan pelanggaran ringan tetap menjadi perhatian serius untuk segera dilakukan pembinaan dan penindakan sesuai ketentuan yang berlaku.
Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh dan ketat, meliputi kelengkapan gampol (seragam polisi), kelengkapan data diri, pemeriksaan telepon genggam guna mengantisipasi keterlibatan judi online dan penyalahgunaan media sosial, pemeriksaan senjata api dinas, serta tes urine.
